BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

*ASPIRASI MENGUAT! DORONGAN KEPEMIMPINAN PUTRA PAPUA DI PT FREEPORT INDONESIA KIAN MENGGEMA!*```DARI TANAH PAPUA UNTUK PAPUA``` !

Jayapura,Papua,,Radarpublik.online,,— Sabtu 25 April 2026 

 Aspirasi keterlibatan Orang Asli Papua (OAP) dalam kepemimpinan strategis di sektor pertambangan kembali menguat. Hingga kini, posisi Presiden Direktur PT Freeport Indonesia dari ; 
   1. Rozik B. Soetjipto   (1995–2005), 
2. Armando Mahler (2005–2015), 
3. Chappy Hakim (2016–2017), hingga
4. Tony Wenas (2018–sekarang)
belum pernah diisi oleh *Orang asli Papua.*

Kondisi ini memicu kritik dari berbagai kalangan di Papua yang menilai belum adanya representasi lokal pada pucuk kepemimpinan perusahaan yang beroperasi di tanah mereka. Tokoh masyarakat dan lembaga adat menegaskan bahwa keterlibatan OAP bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari keadilan, kepercayaan, dan keberlanjutan pembangunan.

 ```“Tanah Papua adalah rumah kami. Sudah saatnya kami ikut menentukan arah masa depan di tanah sendiri,” ujar perwakilan masyarakat adat.```

Dorongan ini turut mengangkat nama Frans Pigome sebagai salah satu figur Papua yang dinilai memiliki kapasitas, pengalaman, serta pemahaman lokal. Sejumlah elemen masyarakat melihat kepemimpinan putra daerah sebagai langkah strategis untuk memperkuat hubungan antara industri dan masyarakat, sekaligus menghadirkan pembangunan yang lebih inklusif di Papua.
*SAHABAT FRANS PIGOME SE-TANAH PAPUA*
(REDAKSI)
Baca Juga
أحدث أقدم
);
f t P
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
RADAR PUBLIK
MEDIA NASIONAL