JAKARTA,,Radarpublik.online,, – Sabtu 18 April 2026
Kabar duka menyelimuti dunia pers tanah air. Pimpinan Redaksi beserta seluruh jajaran Redaksi Media Radar Publik Online menyampaikan rasa dukacita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) dini hari.
Tokoh pers nasional yang dikenal gigih tersebut mengembuskan napas terakhir pada pukul 00.05 WIB di RS Budi Kemuliaan, Jakarta, akibat serangan jantung.
Pimpinan Redaksi Media Radar Publik Online menyampaikan bahwa kepergian almarhum bukan hanya kehilangan bagi keluarga besar PWI, melainkan juga bagi seluruh ekosistem media di Indonesia.
"Kami keluarga besar Media Radar Publik Online turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah, diterima segala amal ibadahnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ungkap perwakilan redaksi.
Zulmansyah Sekedang, yang wafat pada usia 53 tahun, merupakan figur vital dalam tubuh PWI Pusat periode 2023–2028. Sebagai Sekjen, beliau dikenal sebagai motor penggerak organisasi yang fokus pada:
Peningkatan Profesionalisme: Konsisten mendorong wartawan untuk tetap kompeten dan berintegritas di tengah arus disrupsi digital.
Konsolidasi Internal: Menjadi perekat komunikasi antaranggota PWI dari tingkat daerah hingga pusat.
Dedikasi Tanpa Batas: Memulai kiprah sukses sebagai Ketua PWI Provinsi Riau selama dua periode sebelum akhirnya dipercaya memimpin di tingkat nasional.
Kepergian almarhum meninggalkan lubang besar bagi dunia jurnalistik. Bagi jajaran redaksi, Zulmansyah bukan sekadar pengurus organisasi, melainkan sosok mentor yang selalu memberikan inspirasi bagi wartawan muda untuk terus berkarya dengan jujur dan beretika.
Kabar wafatnya almarhum sebelumnya telah dikonfirmasi oleh kerabat dekatnya, Mercys Loho, setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga. Kini, berbagai doa dan penghormatan terakhir terus mengalir dari seluruh penjuru Indonesia untuk sang pejuang pers.
Selamat jalan, Bang Zulmansyah Sekedang. Dedikasimu bagi kemajuan pers Indonesia akan selalu menjadi warisan berharga bagi kami.
(Redaksi)